(LIPUTAN Blogger Suzie Icus) : Jakarta Art Award 2012 ..Yuk Lebih Mengapresiasi Seni

Awesome!! hanya kata itulah yang bisa saya ungkapkan ketika melihat lukisan-lukisan indah di North Art Space, Pasar Seni Ancol dalam acara Jakarta Art Award 2012. Terbayar lunas perjuangan menujuTaman Impian Ancol sore itu, 28 September 2012. Yuk, ikuti serunya perjalanan kali ini…

Ternyata asyik jadi blogger, belum setahun menjadi blogger namun sudah banyak manfaat yang saya rasakan. Karena ingin belajar banyak dengan para blogger hebat,  saya gabung di milis blogger bekasi. Seperti kita tahu disana ada Mas Eko, Mas Amril, Mas Aris, Mas Rawi, Bu Indah, Mba Mira dan masih banyak lagi. Dimilis itu pula saya sering mendapat undangan menghadiri event-event keren. Rupanya banyak pihak semakin menyadari kehadiran blogger sebagai pewarta warga untuk menyebarluaskan info kepada masyarakat termasuk penyelenggaraan malam penganugrahan Jakarta Art Award 2012 di Pasar Seni Ancol.

Awalnya saya ragu untuk mendaftar di Acara Jakarta Art Award ini, bukan karena tidak tertarik ikut, namun lebih karena acara berlangsung di malam hari dan jarak yang cukup jauh sehingga kemungkinan besar akan tiba dirumah larut malam dan belum ada bayangan angkutan umum di malam hari. Prinsip if there’s a will, there’s a way sangat saya percaya, dengan bismillah saya mendaftar acara Jakarta Art Award 2012 dan alhamdulillah tanggal 27 September 2012 undangan tersebut tiba dirumah dengan manis. Pada hari H saya berencana berangkat dengan menggunakan kereta setelah jam pulang, namun alhamdulillah lagi atasan saya bilang bahwa sore itu akan ke Harco Mangga Dua dan tentulah saya meminta izin untuk menumpang sampai Ancol. Karena undangan untuk 2 orang, saya mengajak rekan kantor saya untuk turut serta. Meskipun menggunakan kendaraan pribadi, namun kami pun harus merasakan macet hingga 2 jam lebih. Kami menumpang sampai depan WTC Mangga Dua, dan berencana naik taksi ke tempat acara. Tapi ternyata setiap taksi yang kami berhentikan tidak mau mengantar kami ke kawasan Ancol dengan alasan macet, padahal kami sudah didalam taksi ..hiks..hiks.. akhirnya dengan setengah berlari kami naik Trans Jakarta. Alhamdulillah, kami tiba di Ancol setelah masuk waktu Maghrib. Kami pun melaksanakan sholat magrib di Mushola dekat halte Busway dan syukurlah kami masih beruntung karena Bus Gratis Kawasan Ancol masih ada.

Tepat jam 19.00 kami tiba di Pasar Seni Ancol, saya tidak pernah ke sini sebelumnya. Ketika liburan ke Taman Impian Jaya Ancol, biasanya saya hanya mengunjungi Dunia Fantasi, Pantai, Seaworld dan yang terakhir adalah ke Ancol Ecopark. Disana acara sudah berlangsung namun belum terlalu lama, saya juga melihat kehadiran beberapa teman blogger seperti Mba Mira, Mas Amril, Omjay, Mas Yulef, Mas Ilham dan masih banyak lagi. Acara dpandu oleh MC yang cantik dan komunikatif, pada kesempatan itu pula MC meminta perwakilan dari blogger yaitu mas Amril untuk memberikan tanggapannya terkait peran blogger dalam penyelenggaraan acara Jakarta Art Award 2012 ini. Mas Amril mewakili para blogger mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Panitia Penyelenggara Jakarta Art Award 2012 ini dimana telah memberikan kepercayaan kepada para blogger untuk sebagai pewarta warga untuk terlibat aktif memberikan apresiasi terhadap karya lukis dan membantu memberikan info penyelenggaraan acara kepada masyarakat.

Jakarta Art Award 2012

Acara selanjutnya masuk ke Pengumuman Pemenang Jakarta Art Award 2012 yang dibacakan oleh Prof. Sri Hadi Soedarsono MA selaku Ketua Dewan Juri. Berikut daftar pemenang Jakarta Art Award berikut karyanya yang memang sangat layak sebagai pemenang. Sumber foto karya pemenang disini.

 

  1. Pemenang Utama: “Keluarga Sakinah” karya Sapto Sugiyo Utomo (mendapatkan hadiah uang tunai sebesar   Rp.100.000.000)
  2. “Detak Jantung Jakarta” karya karya Mansyur Mas’ud
  3. “Sesuatu yang Indah” karya S Dwi Satya
  4. “Reparasi Nurani” karya Sentot Widodo
  5. “Siluet Insan Kamil” karya Banu Arsana
  6. “Unity” karya Fani Hidayaturrahman

Kelima pemenang tersebut berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp. 75.000.000. tak lupa, dewan juri juga memilih Best Painting International Participant yang tahun ini jatuh kepada Mai Erriard dengan karya yang berjudul Love, Love, Love dan berhak atas uang sebesar USD 7000. Great!!

We are the champion:)

Acara dilanjutkan oleh sambutan yang dibawakan oleh Ketua Panitia Kegiatan JAA 2012, Drs. Sukesti Martono MM. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa penyelenggaraan Jakarta Art Award tahun ini sudah yang ke-4 kalinya dan terbilang sukses termasuk tahun ini. 1.200 pelukis dari berbagai daerah ikut serta dengan 3.500 karya lukis termasuk 25 pelukis mancanegara turut bagian dalam event tahun ini dan 5 diantaranya berhasil masuk menjadi finalis. Tema yang diangkat tahun ini adalah Ideal World atau Dunia Ideal (Menafsirkan kehidupan yang sempurna). Dengan tema ini para peserta diminta untuk menafsirkan dunia yang paling baik dan menyenangkan bagi kehidupan. Event ini digelar untuk meningkatkan eksistensi Jakarta sebagai Kota Budaya, selain itu juga bertujuan untuk menjaring seniman terbaik daerah untuk ikut berkompetisi dengan Jakarta sebagai fasilitator dalam publikasi. Pada bulan September telah dipilih 74 Finalis dan tanggal 28 September inilah diumumkan pemenang dari Jakarta Art Award 2012. Acara dilanjutkan oleh penyerahan hadiah kepada para pemenang yang diserahkan langsung oleh Bapak Fauzi Bowo dan Juga Para Juri. Blogger tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dengan memotret moment tersebut termasuk saya.. hehe.

Seusai memberikan penghargaan, Fauzi Bowo memberikan sambutannya. Fauzi Bowo menghaturkan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak dan berharap semangat ini tidak menurun karena karya merupakan hasil dari kerja keras. Yang agak membuat awak blogger GR (hehhe) adalah ketika beliau mengatakan kegembiraannya bisa bersama dengan komunitas blogger, karena sebagai jurnalisme warga isu-isu yang hangat bisa segera berkembang. Blogger merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan, tidak hanya dalam penyelenggaraan Jakarta Art Award ini, namun juga dalam event-event lainnya. Fauzi berharap, event ini akan terus berlanjut ditahun-tahun mendatang dan bisa menjadi referensi pelukis ditanah air dan menjadi tempat bertemunya kolektor, galeri dan pelukis. Penyelenggaraan Jakarta Art Award kali ini juga berhasil memasukkan juri dari luar, sehingga bisa menjadi awal yang baik untuk memberikan akses seniman untuk berbicara di pasar Internasional. Jakarta Art Award bisa menjadi benchmark Jakarta menjadi Kota Budaya. Terima kasih Pak Fauzi .. :)

Acara dilanjutkan dengan simbolis melakukan coretan pertama di sebuah kanvas oleh Gubernur DKI Jakarta dan Bapak Budi Sumardi selaku Direktur Utama PT. Pembangunan Jaya Ancol dan perwakilan dari KADIN Indonesia. Coretan ini juga sebagai tanda resmi dibukanya pameran karya seni lukis Internasional Jakarta Art Award 2012 di North Art Space, Pasar Seni Ancol tanggal 28 September – 28 Oktober 2012. Yuk masih ada waktu, ajak seluruh anggota keluarga untuk datang dan ajarkan keseluruh anggota keluarga untuk lebih mencintai seni, termasuk seni lukis karena ini merupakan hasil karya kreatif yang luar biasa.

Serba Serbi Jakarta Art Award 2012

Acara dilanjutkan dengan melihat pameran karya finalis Jakarta Art Award 2012, para penunjung dibuat takjub oleh berbagai lukisan yang dipamerkan, termasuk saya. Salah satu lukisan yang membuat saya kagum adalah lukisan karya Lim Hui Yung yang membuat saya agak tergelitik. Bagaimana tidak, sang pelukis menafsirkan dunia idealnya dimana beliau melukis monyet-monyet  yang digambarkan menguasai dunia IT saat ini, tak heran lukisannya itu banyak menampilkan para monyet sedang ber-Ipad ria. Manusia aja kalah ..LOL setelah puas melihat-lihat lukisan, saya pun mlipir ke bagian makanan untuk malan malam, kami dilayani dengan ramah oleh mas-mas penjaga catering. Saya pun makan dengan lahap dan menyempatkan diri berbincang-bincang dengan para blogger lainnya. Hmm, apakah perjalanan saya sudah selesai? Belum dunk.. kan belum sampai rumah :p jam 21.00 lewat saya dan teman-teman memutuskan untuk pulang, karena kami pecinta angkutan umum sejati akhirnya kami memutuskan untuk mengejar kereta terakhir, yaitu jam 22.00. wew, jalannya itu cukup jauh kedepan, namun kami tetap riang ..saya bersama Kak Asya, Ilham dan Erfano sibuk bercengkrama menembus malam di Ancol.. (sedikit lebay:p) lumayanlah jalan kaki sekitar satu kiloan membuat betis indah kami sesaat berubah menjadi tales Bogor :D hmm, syukurlah kereta terakhir masih menunggu kami, dan jam tepat 23.30 saya tiba dengan selamat dirumah. Terima kasih semuanya!

SUMBER

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s