PRAKATA Sukesti Martono Ketua Panitia Jakarta Art Award

 

Kompetisi Jakarta Art Award 2012 memiliki perbedaan dibanding dengan kompetisi tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan itu adalah pada subtansi tema. Pada kompetisi yang terdahulu tema yang diangkat selalu berkaitan dengan kota Jakarta. Misalnya, “Warni-warni Jakarta” (2006), “Kisi-kisi Jakarta” (2008) dan “Refleksi Kota Besar” (2010). Sejumlah tema ini dianjurkan oleh Ibu Aurora Tambunan almarhumah, selaku Ketua Panitia Jakarta Art Award yang dulu. Lalu, dengan hasrat mengembangkan tema-tema spesifik di atas, tahun ini Jakarta Art Award menawarkan tema yang umum, bahkan universal, “Dunia Ideal”.

Tema ini direspon kuat oleh para pelukis di Tanah Air. Sejak pengumunan kompetisi disiarkan lewat Harian Kompas dan media on line pada akhir Maret 2012, sebanyak 1120 pelukis ikut dalam kompetisi. Dengan masing-masing pelukis rata-rata menyertakan 3 lukisannya, maka Jakarta Art Award 2012 diikuti lebih dari 3300 lukisan. Jumlah ini termasuk 25 peserta internasional, yang mengirim foto karyanya dari Lebanon, Jerman, Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, Inggris, Korea, Italia.

Bagi kami, meski kalah dengan jumlah peserta tahun 2006, antusiasme peserta tahun ini sangat menggembirakan. Sekadar diingat, tahun 2006 Jakarta Art Award diikuti 1179 pelukis dengan 3200 lukisan. Tahun 2008 diikuti 941 pelukis dengan sekitar 2800 lukisan. Tahun 2010 diikuti 722 pelukis dengan sekitar 2200 lukisan.

Kalkulasi di atas mungkin penting dan menarik. Namun yang terpenting dari semuanya adalah hasil karya seni yang dikompetisikan. Menurut laporan Dewan Juri, secara kualitatif lukisan peserta terus meningkat. Lebih dari itu, para pelukis semakin profesional dalam memahami cara-cara mengikuti kompetisi. Seperti diketahui, untuk tahap pertama pelukis pengirimkan foto-foto lukisannya, dalam kualitas rekam dan cetak yang sempurna. Tentu dengan disertai konsep dan muatan lukisannya. Berdasarkan foto itu Dewan Juri memilih lukisan finalis. Setelah lukisan aktualnya dikirim ke Panitia, Dewan Juri memilih juaranya.

Seluruh jajaran Panitia Jakarta Art Award merasa bergembira bisa melaksanakan perhelatan besar ini. Untuk itu kami berterimakasih kepada Dewan Juri yang terhormat, Bapak Fauzi Bowo, Bapak Ciputra, Bapak Srihadi Soedarsono, Bapak Agus Dermawan T, Bapak Agung Rai, Bapak Frans Sartono, Bapak Dwi Marianto, Bapak Seno Joko Suyono, dan Bapak Wang Zhineng. Juga tentu kepada para pelukis peserta kompetisi. Tanpa antusiasme pelukis, kompetisi ini tentulah hanya tinggal nama.

 

Jakarta, September 2012.

Sukesti Martono

 

3 thoughts on “PRAKATA Sukesti Martono Ketua Panitia Jakarta Art Award

  1. Pingback: JAKARTA ART AWARD 2012 : APRESIASI TERHADAP KARYA LUKIS DAN KEMITRAAN STRATEGIS BLOGGER / Catatan Dari Hati

  2. Pingback: (LIPUTAN Blogger Amril TG) : Jakarta Art Award 2012, Apresiasi Terhadap Karya Lukis & Kemitraan Strategis Blogger « jakarta art award

  3. Pingback: (LIPUTAN Blogger Sumarti Saelan): JAA 2012 Ajang Eksistensi Pelukis dan Blogger « jakarta art award

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s